Selasa, 13 Mei 2014

Behold the deeds of each depending on his intentions. And that is considered for each man what he niatkan. Then his Hijra sincerely according to Allah and his Messenger, then reveals he was accepted by Allah and Rasulullah. And who's intention to the world his Hijra (wealth) which in May (chased), or women who are married, then moved it stalled on the intention of gauging it stalled on the intention of hijrah that he headed (H.R. Bukhari, Muslim)

Minggu, 17 November 2013


Assalamu'alaikum wr.wb.
   
     At this time many illness there are can be say new comer, from youth until old people. There are one method to less risk of desease can attack for us everytime. Maybe the one only that we do are funbike activity, doing at morning or evening. God willing  make profit.
Usualy I’m doing the activity in others city. Can be say make adrelanin and new sensation. With do it make feels refresh, not bored in our activities everyday. Even the activity with together friends that much, There are many laugh space in route  in my life. Take a picture to adding memento especially moment like  mountain, wet rice field, its good activities and amazing. There are many route that make me feels very happy is mountain, jungle rivers and wet rice field there are not many peoples  know. there are that difficult area make bikers upgrade the adrenalin to cut it or subjection at the medan at this route just followed of youth and until 50 years old, because needing much power to do it.
But more much followed general street. This route mothers liked, especially old people and children, because many family using the event to vacation with their family. The one method that we need to follow general street are it’s simple to do, there are bike, brake in normal condition and all of kind tire can match fun bike at street general.

Senin, 07 Oktober 2013

CHALLENGING

Beat battle field so hard at Kancing Cave, but seemed Jomblang Cave adventure in this province , such as the sponsorship of Djarum it ! ! ! ! hehe ... true ... seemed adventurous , HEMM .. , very challenging and jitter -  on the sidelines of the trip so memorable. While this is the second meeting in the new but first seemed fight it , Really - amazing creation of God.

Although initially set out to delayed start, but there is a kindly inform you that its events are running , so we are required to reverse direction to pick a pre-determined route that is from head to Districts . Semanding Tuban, with anxious I hope to be able to catch up , but it turned out to be the first with the accompanying policy pack full battle .

It appears there is little questions of the middle course of the block , so little percek - choke right at one of our senior members . Due to new regulations that we received . with compulsory to wear a helmet to keep even the peacekeepers , hemm  its really ! ! ! ! ! ! . must strong desire to conquer the challenge , which was provided , find the shortcuts already done to reach goal . Hemmm .., very challenging .
Arriving at the destination with a lot of energy in the pour , until the middle of the journey already not forget to restore energy supplies and mind to rest in the middle of a shady tree . Although there is one member of which is quite a bit bemused to determine the route which , until his very feel hardships and difficulties that are very dirty . But All praises to Alloh, we all reached the place and finished together ! ! ! ! ! ! !


Tuban Dec, 9, 2012

Rabu, 14 Agustus 2013

GOES TO GBK

Bismillakhirrokhmaanirrokhim
Perjalanan menuju Stadion Gelora Bungkarno


Merupakan suatu pengalaman yang sangat aku ingin kan semenjak aku kenal sama tausiah  Ust. Yusuf Mansur yang mana untuk mengikuti wisuda Hafalan Surat AL- Baqarah 1-50, dan  Surat An-Naba. Memang begitu sulit untuk bisa menghafalkan surat tersebut dengan sempurna, yang mana ditengah kegalauan dalam mencapai cita-cita ku untuk bisa segera terwujud. Banyak pikiran ini bercabang kemana-mana sehingga diri ini mencoba untuk tetap fokus terhadap hafalan yang sudah aku persiapan beberapa bulan sebelumnya. Meskipun sudah kupersiapkan mati-matian di bulan bulan sebelumnya, baik berdoa, menghafal di pagi hari, menghafal di siang hari begitu juga menghafal ketika di petang hari. Namun apa daya di H minus 6 pun masih juga belum bisa hafal secara sempurna jika dirangkai secara total, tetapi Alhamdulilah masih bisa merasakan hafalan di tiap ayat-ayat surat tersebut. Aku mencoba untuk tetap optimis terhadap target yang kuinginkan, sebab aku ingat petuah dari sang guru yang mana bunyinya “Orang Pintar, Kalah sama Orang Sabar” “Orang pintar kalah sama orang tekun” semoga Alloh Ridho dengan langkah yang aku lakukan ini.
          

              
Harapan aku sangat berharap aku tidak berhenti pada langkah ini, sehingga langkah untuk bisa menghafalkan sampai hatam 30 Juz, meskipun tidak tau sampai kapan aku akan bisa untuk  menghafalkan 30 Juz, Aku akan selalu berdo’a kepada Alloh semoga diberi kemudahan untuk bisa menghafal 30 juz, karena pada dasarnya menghafalkan dengan metode/hafalan yang cepat merupakan bukan sebuah prestasi. Dengan mengahafal yang lama maka akan lama pula waktu kita untuk bisa bernostalgia dengan AL-Quran, sehingga kemanapun dan kapanpun kita selalu untuk bisa membawa, membaca, dan menghafalkan sehingga banyak kesempatan juga untuk bisa mengamalkannya.


           Bisa dikatakan dengan perekonomian yang belum tertata secara sempurna, sehingga jiwa dan raga masih bisa terombang-ambing kemana-mana bagaikan kapal yang terombang-ambing di tengah laut yang kehabisan bahan bakar ditengah laut  yang luas, yang ada hanya bisa berdo’a-berdo’a dan berdo’a. Mungkin semakin pahit apa yang kita rasakan maka semakin manis pula buah yang akan kita petik kelak. Ibarat tanaman yang baru saja ditanam, yang mana sebelumnya dimasukkan kedalam tanah dahulu yang tidak ada cahaya sama sekali yang ada hanyalah, udara yang pengap, sesak, tidak nyaman, tapi alhamdulilah selang berlangsungnya waktu yang berputar sehingga tanaman itupun tumbuh dengan lebat, meskipun ada juga yang tidak tumbuh dan bisa dikatan kalah dalam peperangan, akupun tidak mau terjadi seperti itu padaku. 

          Namun selain itu jika tanaman yang sudah tumbuh itupun tidak serta merta tumbuh begitu saja, ada langkah yang harus di lampaui yaitu waktu pemupukan baik yang terdiri dari kotoran hewan maupun dari zat kkimia sehingga membuat diri kita akan lebih mudah untuk tumbuh dan sesuai kriteria yang telah ditentukan. Selain itu air yang banyak pun diperlukan untuk berlangsungnya kehidupan suatu tumbuhan tersebut. Jika air yang tidak seimbang pun bisa membuat sang tanaman menjadi lemah lunglai dan membuat dirinya menjadi mudah untuk layu dan mengering dan sehingga buah yang di idam-idamkan pun tidak bisa dipanen sesuai waktu dan kriteria yang sudah ditentukan, WAllahua’lam    

Jumat, 07 Desember 2012


UNIROW       Tuban 23-2 2012
CHAPTER I
Pada suatu hari saya merupakan seorang anak yang mana bisa dikatakan belum  puas dengan ilmu yang saya punya, sehingga mencoba untuk mengembangkan potensi apa yang saya punya.
Awalnya diri saya hanya meningkatkan kemampuan intelektual dengan mengikuti bimbingan belajar saja, setelah menamatkan sekolah setingkat SMK. Namun masih saja ada yang menggelayuti di fikiran saya, Aku merasa belum mendapatkan apa yang saya inginkan. Walhasil selang beberapa waktu kemudian saya memantapkan untuk mencari kerja dulu, setibanya di pekerjaan itu ternyata diri saya merasa hambar dalam kehidupan yang aku jalani ketika itu, merasa kehidupanku monoton begitu-begitu saja setiap harinya.
Berangkat kerja di pagi hari pulang di sore hari begitu seterusnya, abis pulang kerja ikut bantu di masjid belajar mengaji sebisa saya meskipun hanya bisa alip-alipan, dengan berlandaskan hadits.., “Sampaikanlah ilmuku walaupun hanya satu ayat”, sehingga kejenuhan pun terasa sangat amat menggelayuti pikiran sehingga tidak bisa di bendung setiap harinya, begitu seterusnya menghantui difikiranku untuk bisa mewujudkan apa yang ada di fikiran ku kala itu.
Semangat yang dahulu terpendam ternyata kambuh lagi menyergap di fikiran dan jiwaku. Setiap malam menjelang tidur, terkadang  mau aktifitas apa yang membuat kehidupan ini merasa lebih ada tantangannya. Mencari-cari dan terus mencari untuk menambah warna dalam kehidupan yang aku merasa kaku dan kelu.
Siang dan malam aku berdo’a Apa dan apa yang  akan kulakukan in Ya Allah. Hari demi hari dan waktu demi waktu akhirnya diriku melihat-lihat brosur yang ketika itu kebetulan dibawa teman satu kerja ku yang baru lulus SMK dan berkeinnginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tertujulah pada sebuah Universitas di kotaku dengan nama kerennya yaitu UNIROW (Univversitas Ronggolawe) ternyata saya tertarik dengan brosur tersebut. Dengan modal niatan mencari ilmu dijalan Allah, walhasil mengalir begiitu saja, meskipun modal tabungan yang pas-pasan untuk bisa kuliah sampai tuntas selama 4 tahun. Bisa dikatakan sangat kurang, meskipun demikian doa dan kerjalah yang membuat diriku ini lebih mantap untuk bisa melaksanakannya dan meskipun demikian aku juga memperkirakan berapa jumlah biaya yang  yang harus dikeluarkan selama belajar di universitas tersebut. Dengan perhitungan dan kira-kira saya merasakan mampu menjalankannya, akan saya teruskan. Dengan niatan Bismillah dan tekat baja untuk bisa melaksanakannya. Alhamdulilah saya berhasil masuk di Universitas yang saya tuju.
Saya sangat bersyukur sekali bisa masuk di Universitas tersebut, selain ada kebanggaan tersendiri, juga kepuasan bathin yang tidak terkira, karena masih banyak teman yang ada di luaran sana yang mengidamkan untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi yang masih belum bisa terwujud. Yang paling membuat diriku merasa mantap untuk kuliah disitu adalah salah-satunya yaitu biayanya lebih miring dibandingkan Universitas-universitas sebelah, selain pembangunannya bisa dikatakan tiap tahun mengalami peningkan yang cukup signifikan, sampai tahun 2012 ini. Akupun turut mendoakan agar universitas tersebut memberi kemanfaatan kepada mahasiswanya, baik secara lahir maupun bathin. Sehingga mahasiswanya bisa lebih banyak kemanfaatan kepada khalayak yang lain....,Aminn.  
Meskipun dalam benak saya kala itu tidak ada pikiran atau perencanaan kedepan untuk bisa meneruskan ke jenjang Universitas, dengan perencanaan awal yaitu selesai SMK langsung kerja cari duit gitu aja, tidak ada keinginan untuk melanjutkan ke Universitas. Mungkin itulah jalan yang harus saya lakukan untuk menjalani kehidupanku sehari-hari. Bertemu dengan teman-teman yang tangguh dan mandiri-mandiri, sehingga bisa saling bertukar pikiran baik dalam bidang pelajaran maupun dalam kehidupan maupun dalam pertemanan.
Saya bekerja keras setiap harinya, ketika itu awal masuk bisa dikatakan cukup lama, meskipun aku ikut pendaftaran gelombang 2, dan kesempatan itupun tidak aku sia-siakan, melainkan kumanfaatkan sebaik-baik mungkin. Terutama kerja untuk menambah pundi-pundi uang saya untuk mengganjal jalannya roda perkuliahan saya. Pagi sampai sore hari melaksanakannya, jika akhir pekan tiba diriku semangat sekali karena bisa dipastikan diriku memegang uang banyak hehe.., alhamdulilah.
 Setelah awal masuk kuliah dimulai akupun masih tabu dengan dunia pendidikan, dikarenakan sebelum kuliah aku sudah berhenti sekolah selama 2 tahun, ibarat besi yang tidak terawat itu merupakan sudah dihinggapi karat-karat yang tebal disela-sela besi tersebut, sehingga membutuhkan pelumas untuk bisa menghancurkan banyaknya karatan yang menempel.Namunn tak apalah apa mau dikata dijalani saja. Di awali dengan acara Ospek (Orientasi Pengenalan Kampus) banyak temen baru yang masih belum kenal, sehingga yach acara sedikit malu- malu pun terjadi. Meskipun tidak malu- malu in hehehe. Bertemu dangan teman yang satu dan bertemu dengan teman yang lainnya di tempat dan suasana yang berbeda pula.
Bekerja dan bekerja yang kujalankan di sela kuliah saya, terkadang hanya bekerja sampai siang hari saja karena saya Alhamdulilah mengambil kuliah di sore hari, sehingga ketika waktu kuliah dimulai akupun sudah harus berangkat meneruskan dengan aktifitas kuliah. Dengan pekerjaan yang bisa dikatakan keliatan tidak berat tetapi jika sudah dikerjakan rasa beratpun menyelimuti, sehingga efek rasa capeknya pun masih terasa sedikit kebawa ketika jam perkuliahan berlangsung. 

Jumat, 20 April 2012

Jama'at of Audience Hall


Jama’at of Audience Hall

His first was hesitant to participate in this activity, because I do not have any friends to participate in activities like this. Besides the convening of this activity is in the morning when time after dawn, although the recommended should be invited to come pray at the gazebo Small Mosque at Tuban. Which is very hard for people who are less accustomed to waking early or for air muhasabah (introspection) to be better.

Indeed basically I know that the activities with which the all-white outfit / koko, Muslims. Which places and activities that take place is in a Small Mosque in the gazebo. Sebabdengan various antecedent reason to think about finally choosing regular clothes such as time off college but do not forget to keep wearing cap.
As a result, when it arrived at their destination, was met with a  My Uncle, which he as one of the employees in local government, so
remembering to me that his clothes are white, but it does not matter which is important to reveal that steam located in the heart of this, although can be relieved.
But what can I say a lot of questions that remained unanswered last week that the pay-in this week. But thank God even though there is not enough steam in the liver, but getting a new addition to the science of religion. Which words are from the  Ustadz Nazzirudin Senori District: That the prescription of the blessings in life be it luck or whatever
1.    Many read the Qur'an
2. Many read Istighfar
3. Many read sholawat
Without us asking God willing, whatever we want will surely give in, especially for Muslims.
As for the questions discussed today is the most highlighted is about harmony in life where different religions, cultures and ethnic differences can say as well. Incidentally we can take the example in this town of Tuban which can tell the people here are very nice compared cities outside Java island, even in Java itself.
God bless you in because we are inhabitants of Islam Ahl
us Sunnah Wal Jama'ah. As for influencing the situation is
1. Living side by side with each other
2. Respect the customs / / trust each
3. Complementary / help if needed
4. Solve problems with consultation to produce the best
5. Rohmatanlil Aalamiin. 
That is the philosophy of religion of Islam, in which government provides protection / blessing to all of nature, both human / community, animals and plants.
So that life can be balanced in the city berjala this Tuban.
As in our own country has had five runway in use as the basis of the country called Pancasila. Which if it be applied thoroughly and completely, in which sentences
Bhineka Tunggal Ikha it can be done perfectly. That is different but still one too.

However, if the knock on a matter which can be very complicated and requires say a special handling so that in a sense need it succumb to one another. Because basically people that dare to die if the self-esteem and dignity of dignity felt in treading so that he could do anything to be able to achieve and maintain it even lives at stake.
Indeed, not many people who have a sense of beat, but try to keep it not
accidentally oppression among us all. Like most of which occurred in the past year which mostly outside Java island highly vulnerable to conflict of interest, as well as between the authorities and Community a fight over an area with giant plantations.

Conclusion: a very basic aspect should be emphasized in order to achieve harmony and balance in life different backgrounds and religions and cultures that is
1. Just government
2. Living side by side with each other
3. Solve problems with deliberation / head cold to produce the best
4. Applying the basic state of Panca Sila,
5. Pray and Seek.
Bottom of Form