Jumat, 07 Desember 2012


UNIROW       Tuban 23-2 2012
CHAPTER I
Pada suatu hari saya merupakan seorang anak yang mana bisa dikatakan belum  puas dengan ilmu yang saya punya, sehingga mencoba untuk mengembangkan potensi apa yang saya punya.
Awalnya diri saya hanya meningkatkan kemampuan intelektual dengan mengikuti bimbingan belajar saja, setelah menamatkan sekolah setingkat SMK. Namun masih saja ada yang menggelayuti di fikiran saya, Aku merasa belum mendapatkan apa yang saya inginkan. Walhasil selang beberapa waktu kemudian saya memantapkan untuk mencari kerja dulu, setibanya di pekerjaan itu ternyata diri saya merasa hambar dalam kehidupan yang aku jalani ketika itu, merasa kehidupanku monoton begitu-begitu saja setiap harinya.
Berangkat kerja di pagi hari pulang di sore hari begitu seterusnya, abis pulang kerja ikut bantu di masjid belajar mengaji sebisa saya meskipun hanya bisa alip-alipan, dengan berlandaskan hadits.., “Sampaikanlah ilmuku walaupun hanya satu ayat”, sehingga kejenuhan pun terasa sangat amat menggelayuti pikiran sehingga tidak bisa di bendung setiap harinya, begitu seterusnya menghantui difikiranku untuk bisa mewujudkan apa yang ada di fikiran ku kala itu.
Semangat yang dahulu terpendam ternyata kambuh lagi menyergap di fikiran dan jiwaku. Setiap malam menjelang tidur, terkadang  mau aktifitas apa yang membuat kehidupan ini merasa lebih ada tantangannya. Mencari-cari dan terus mencari untuk menambah warna dalam kehidupan yang aku merasa kaku dan kelu.
Siang dan malam aku berdo’a Apa dan apa yang  akan kulakukan in Ya Allah. Hari demi hari dan waktu demi waktu akhirnya diriku melihat-lihat brosur yang ketika itu kebetulan dibawa teman satu kerja ku yang baru lulus SMK dan berkeinnginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tertujulah pada sebuah Universitas di kotaku dengan nama kerennya yaitu UNIROW (Univversitas Ronggolawe) ternyata saya tertarik dengan brosur tersebut. Dengan modal niatan mencari ilmu dijalan Allah, walhasil mengalir begiitu saja, meskipun modal tabungan yang pas-pasan untuk bisa kuliah sampai tuntas selama 4 tahun. Bisa dikatakan sangat kurang, meskipun demikian doa dan kerjalah yang membuat diriku ini lebih mantap untuk bisa melaksanakannya dan meskipun demikian aku juga memperkirakan berapa jumlah biaya yang  yang harus dikeluarkan selama belajar di universitas tersebut. Dengan perhitungan dan kira-kira saya merasakan mampu menjalankannya, akan saya teruskan. Dengan niatan Bismillah dan tekat baja untuk bisa melaksanakannya. Alhamdulilah saya berhasil masuk di Universitas yang saya tuju.
Saya sangat bersyukur sekali bisa masuk di Universitas tersebut, selain ada kebanggaan tersendiri, juga kepuasan bathin yang tidak terkira, karena masih banyak teman yang ada di luaran sana yang mengidamkan untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi yang masih belum bisa terwujud. Yang paling membuat diriku merasa mantap untuk kuliah disitu adalah salah-satunya yaitu biayanya lebih miring dibandingkan Universitas-universitas sebelah, selain pembangunannya bisa dikatakan tiap tahun mengalami peningkan yang cukup signifikan, sampai tahun 2012 ini. Akupun turut mendoakan agar universitas tersebut memberi kemanfaatan kepada mahasiswanya, baik secara lahir maupun bathin. Sehingga mahasiswanya bisa lebih banyak kemanfaatan kepada khalayak yang lain....,Aminn.  
Meskipun dalam benak saya kala itu tidak ada pikiran atau perencanaan kedepan untuk bisa meneruskan ke jenjang Universitas, dengan perencanaan awal yaitu selesai SMK langsung kerja cari duit gitu aja, tidak ada keinginan untuk melanjutkan ke Universitas. Mungkin itulah jalan yang harus saya lakukan untuk menjalani kehidupanku sehari-hari. Bertemu dengan teman-teman yang tangguh dan mandiri-mandiri, sehingga bisa saling bertukar pikiran baik dalam bidang pelajaran maupun dalam kehidupan maupun dalam pertemanan.
Saya bekerja keras setiap harinya, ketika itu awal masuk bisa dikatakan cukup lama, meskipun aku ikut pendaftaran gelombang 2, dan kesempatan itupun tidak aku sia-siakan, melainkan kumanfaatkan sebaik-baik mungkin. Terutama kerja untuk menambah pundi-pundi uang saya untuk mengganjal jalannya roda perkuliahan saya. Pagi sampai sore hari melaksanakannya, jika akhir pekan tiba diriku semangat sekali karena bisa dipastikan diriku memegang uang banyak hehe.., alhamdulilah.
 Setelah awal masuk kuliah dimulai akupun masih tabu dengan dunia pendidikan, dikarenakan sebelum kuliah aku sudah berhenti sekolah selama 2 tahun, ibarat besi yang tidak terawat itu merupakan sudah dihinggapi karat-karat yang tebal disela-sela besi tersebut, sehingga membutuhkan pelumas untuk bisa menghancurkan banyaknya karatan yang menempel.Namunn tak apalah apa mau dikata dijalani saja. Di awali dengan acara Ospek (Orientasi Pengenalan Kampus) banyak temen baru yang masih belum kenal, sehingga yach acara sedikit malu- malu pun terjadi. Meskipun tidak malu- malu in hehehe. Bertemu dangan teman yang satu dan bertemu dengan teman yang lainnya di tempat dan suasana yang berbeda pula.
Bekerja dan bekerja yang kujalankan di sela kuliah saya, terkadang hanya bekerja sampai siang hari saja karena saya Alhamdulilah mengambil kuliah di sore hari, sehingga ketika waktu kuliah dimulai akupun sudah harus berangkat meneruskan dengan aktifitas kuliah. Dengan pekerjaan yang bisa dikatakan keliatan tidak berat tetapi jika sudah dikerjakan rasa beratpun menyelimuti, sehingga efek rasa capeknya pun masih terasa sedikit kebawa ketika jam perkuliahan berlangsung.